Instalasi GN3: Memilih Jenis Server Hingga Menambahkan Perangkat ke GNS3

Menginstall GNS3

Sebelum menginstall GNS3, kita akan bahas sedikit tentang cara kerja GNS3.

Sama dengan aplikasi simulator/virtualisasi lain seperti misalnya VMware atau Virtualbox, dengan menginstall GNS3, berarti komputer akan menciptakan beberapa virtual network adapter di komputer induk (host).

Nantinya virtual network adapter itu akan di mapping ke real network adapter baik wireless maupun wired, sehingga kedua sisi bisa saling berkomunikasi.

Tulisan sebelumnya: Mengenal apa itu GNS3 dan Fitur-Fiturnya.

Kali ini kita akan belajar menginstall gns3, memilih jenis server yang akan digunakan, lalu menambahkan perangkat-perangkat ke dalam GNS3, hingga di akhir panduan kamu bisa membuat lab virtual sendiri.

Berikut daftar panduan menginstall GNS3:

  1. Download GNS3
  2. Spesifikasi minimum yang dibutuhkan
  3. Tahapan instalasi
  4. Memilih jenis server
  5. Masalah-masalah yang sering terjadi di GNS3
  6. Menambahkan perangkat

Silakan klik judul untuk menuju tulisan atau lanjutkan membaca jika ingin mengikuti panduan secara berurutan.


Update: GNS3 terbaru (sejak versi 2.10) memiliki perubahaan mengenai penambahan perangkat. Sebagian besar daftar perangkat sudah disediakan, kita hanya perlu mengupload imagenya saja.

1. Download GNS3

Sekedar informasi, dalam menginstall aplikasi, kita sangat disarankan mendownload aplikasi tersebut dari sumber aslinya. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ada 2 cara mendowload GNS3:

Cara pertama: Dari website GNS3: https://gns3.com/software/download
Tapi kamu akan diminta untuk login terlebih dahulu ke situs GNS3. Silakan buat account atau coba cara kedua.

Download GNS3

Cara kedua: Dari halaman github GNS3: https://github.com/GNS3/gns3-gui/releases.

Download GNS3 dari Github

Di halaman github, kamu akan menemukan 2 jenis rilis aplikasi, yakni gns3-gui dan gns3-server (https://github.com/GNS3/gns3-server).

Keduanya harus diinstall. Gns3-gui berfungsi sebagai front end, atau aplikasi yang kita gunakan sebagai graphical user interface. Sedangkan gns3-server untuk menampung dan menjalankan semua workspace kita.

Ada beberapa opsi untuk menginstall gns3 server, lokal, remote, ataupun di virtual machine, akan kita bahas dibawah.

2. Minimum System Requirements

Sebenarnya kebutuhan spesifikasi ini tergantung seberapa besar lab yang ingin kita buat dan juga perangkat-perangkat yang kita gunakan. Karena setiap perangkat membutuhkan resource yang berbeda-beda.

Semakin kompleks lab yang kamu bangun, maka semakin banyak resource yang dibutuhkan.

#a. Spesifikasi Minimal

  1. Sistem operasi: Windows 7 atau diatasnya, atau Linux Ubuntu.
  2. Prosesor: 2 logical core atau lebih. Arsitektur 64 bit
  3. Memory: 4 GB
  4. Storage: Space minimal 1GB (instalasi di Windows membutuhkan kurang dari 200MB)
  5. Virtualization enabled: cara mengaktifkannya melalui BIOS.

#b. Spesifikasi yang Direkomendasikan

  1. Prosesor: 4 logical core atau lebih.
  2. Memori: 8GB, optimal 16GB. Jika lebih besar tentu lebih baik 😀
  3. Storage: gunakan SSD, performanya berkali-kali lipat dibanding HDD.
  4. Virtualization: prosesor sudah mendukung virtualization technology (AMD-V / RVI Series untuk AMD atau Intel VT-X / EPT untuk Intel)

Saya tidak menyarankan spesifikasi dengan space storage 1GB. Kamu akan membutuhkan space yang lebih besar untuk kebutuhan menyimpan image-image perangkat.

Graphic juga tidak terlalu dibutuhkan disini.

Okelah.
Mudah-mudahan sudah jelas tentang spesifikasi yang dibutuhkan untuk instalasi GNS3 dan saya anggap kamu sudah mendownload file GNS3 yang dibutuhkan.

3. Tahapan Instalasi GNS3

Baik, sekarang kita mulai untuk menginstall GNS3.
Spesifikasi yang saya gunakan dalam panduan ini adalah: Windows 10, 64 bit dengan 2 core dan 4 logical processor, 16GB RAM, SSD.

Sehingga di panduan instalasi gns3 ini saya tidak membahas:

#a. Eksekusi file GNS3 yang sudah didownload

Navigasikan file manager kamu ke lokasi file GNS3 yang sudah didownload. Kemudian double click untuk menginstallnya.

File installer GNS3

Kamu bisa memilih GNS3 versi 1.5 atau 2.0, keduanya sama-sama stable version. Disini saya menggunakan GNS3 versi 2.0 (latest stable version).

Antara versi 1.5 dengan 2.0 sudah mendukung template GNS3 appliance. Namun alasan saya menggunakan GNS3 versi 2.0 adalah:

  1. Sudah mendukung multiple user: (dalam hal remote lab) sehingga memungkinkan beberapa orang untuk mengakses sebuah lab secara bersamaan.
  2. Terdapat build-in device seperti NAT, sehingga tidak kesulitan jika ingin menghubungkan GNS3 ke internet.

#b. Memilih komponen-komponen GNS3

Menginstall GNS3 sebenarnya tidak susah, tinggal next-next aja, sama seperti menginstall program yang lain.

Silakan kamu lanjutkan proses instalnya hingga sampai ke tahap seperti dibawah ini:

Komponen GNS3

Diatas adalah komponen-komponen yang terdapat pada installer GNS3. Saya akan jelaskan masing-masing fungsinya:

1. WinPCAP: Required

Dibutuhkan oleh GNS3 agar perangkat-perangkat di dalam GNS3 bisa terhubung ke real network.

2. Npcap: Optional

Versi pengganti WinPCAP, untuk mengatasi issue di Windows 10. Dalam hal ini saya checklist.

3. Wireshark: Recommended

Berfungsi untuk mengcapture network traffic antar perangkat.

4. Solarwinds Response Team Viewer: Optional

Solarwinds adalah software monitoring, silakan checklist jika ingin menggunakannya.

5. Dynamips: Required

Dibutuhkan sebagai emulator router Cisco. Kamu bisa meng-uncheck nya jika menggunakan GNS3 VM (fungsi GNS3 VM akan saya jelaskan dibawah).

6. Qemu: Required

Sebagai emulator komputer, layaknya VMware atau Virtualbox. Sebagian besar perangkat appliance sudah dioptimalkan untuk berjalan di Qemu.

7. VPCS: Recommended

Dibutuhkan untuk simulator PC, mendukung fitur-fitur dasar seperti DHCP dan Ping.

8. Cpulimit: Required

Seringkali perangkat di Qemu menghabiskan resource prosesor hingga 100%, fungsi CPUlimit adalah untuk membatasi hal ini.

9. GNS3: Required

Core sofware, kudu wajib diinstall 😀

10. TightVNC Viewer: Recommended

Perangkat-perangkat yang kita jalankan di qemu biasanya tidak semua mendukung remote over telnet, ada yang menggunakan remote desktop. Makanya perlu tightvnc viewer.

#c. Menginstall Komponen GNS3

Setelah kamu memilih komponen-komponen diatas, akan tampil installation window yang baru. Langkah-langkahnya sama, tinggal next saja.

Mungkin kamu mengalami hal ini juga:

Error install wireshark GNS3

Solusinya, abaikan saja. Cancel.
Karena instalasinya bisa kita lakukan nanti, dengan cara manual.

Begitu juga jika kamu mengalami error ketika menginstall komponen GNS3 yang lainnya.

Jika sudah selesai, silakan jalankan GNS3.

4. Memilih Jenis Server GNS3: Perbedaan Local Server, Remote Server, dan GNS3 VM Server

Berikut tampilan gns3 ketika baru pertama kali diinstal.

Memilih jenis server GNS3

Jika kamu bingung di tahapan ini, silakan biarkan tampilannya tetap seperti itu. Saya akan memberikan penjelasan tentang perbedaan antar ketiganya.

Seperti penjelasan saya diatas, aplikasi GNS3 terdiri dari client (GUI) dan server. Jenis server yang bisa kita gunakan ada 3 jenis:

  1. Local server: server berjalan di local komputer. Notif diatas “requires IOS images < 7200“, ini hanya berlaku untuk sistem operasi Windows, sedangkan Linux tidak.
  2. Remote server: kita bisa menginstall GNS3 di komputer yang lain, nanti tahapannya adalah memasukkan alamat IP dan username+password (jika ada).
  3. GNS3 VM: server berada di virtual machine, bisa di vmware workstation/player, virtualbox, atau vmware esxi.

#a. Menggunakan GNS3 VM Server

Dari ketiga opsi diatas, saya memilih untuk menggunakan GNS3 VM server, kenapa?
Berikut alasannya:

  1. Saya menggunakan sistem operasi windows
  2. Karena sistem operasi windows, maka komponen-komponen GNS3 diatas tidak bisa berjalan secara optimal, misalnya Qemu.
  3. Resource yang dibutuhkan jika menggunakan GNS3 VM server lebih optimal, dibanding menjalankannya di local server.
  4. Gns3 server local di windows sangat sangat sangat terbatas, hanya bisa IOS-an, itu juga tidak sampai ke seri 7200. Tidak bisa menjalankan IOSv, ASAv, IOU, dsb.
  5. Agar nge-lab lebih nyaman, dan aman. Karena jika menggunakan GNS3 vm server, berarti network terisolasi, kecil kemungkinan merusak komputer host.
  6. Lebih fleksibel, manakala saya ingin berpindah komputer, ke laptop, atau sebaliknya. Tinggal mengcopy file gns3 vm tersebut ke harddisk. Sering juga menggunakan portable SSD.
  7. Dengan begitu, resiko untuk kehilangan workspace dan image-image gns3 tentu lebih kecil.

#b. Instalasi GNS3 VM Server

Jika kamu menggunakan sistem operasi linux, menggunakan GNS3 VM server diatas hanya perlu sedikit pertimbangan, kalau kamu aware dengan point 5, 6, dan 7.

Oh ya, gns3 vm server dibuat menggunakan sistem operasi ubuntu. Kalau sistem operasi utama kamu sudah ubuntu, sebenarnya sih sudah optimal.

Mari kita lanjut ke tahapan berikutnya, yakni menginstall gns3 vm server.

Pertama: Download file GNS3 VM

Download GNS3 VM

Sama seperti installer GNS3, file GNS3 VM bisa kita download melalui github ataupun website GNS3. Saya mendownloadnya dari https://gns3.com/software/download-vm

Kedua: Ekstrak dan buka file di VM

Jika sudah di download, kamu perlu mengekstraknya terlebih dahulu. Karena file masih dalam bentuk .zip.

Ekstrak File GNS3 VM OVA

Akan muncul file baru dengan nama “GNS3 VM” berekstensi .OVA.
File inilah yang perlu kita buka dengan aplikasi VM:

  1. Virtualbox: free
  2. VMware Workstation (paid) / VMware player (free).

Dalam hal ini saya menggunakan VMware Workstation 12.
Langkah selanjutnya:

Open GNS3 VM
Alternatif: Klik “File” lalu “Open”, atau tekan CTRL+O

Selanjutnya kamu bisa menentukan nama VM, dan lokasinya.
Jika sudah selesai, tampilannya akan seperti berikut ini:

GNS3 VM

Terlihat spesifikasi seperti diatas, ini bisa kamu tambahkan sewaktu-waktu membutuhkan resource yang lebih besar.

Secara default, GNS3 VM menggunakan 2 virtual network adapter yakni:
– Host only: melalui adapter inilah GNS3 GUI terhubung ke GNS3 VM Server.
– NAT: untuk kebutuhan koneksi GNS3 VM ke luar network, seperti internet.

Biarkan saja seperti itu, kita kembali ke tampilan GNS3 GUI yang baru diinstall tadi.

Terakhir: Menghubungkan GNS3 VM Server ke GNS3 GUI

Pilih “Run modern IOS (IOSv or IOU), ASA, and appliances fron non Cisco manufactures.”. Lalu klik “Next”.

Akan tampil pilihan untuk pengaturan local server dan host binding seperti ini:

Host Binding GNS3

Pilih alamat “127.0.0.1” (loopback). Agar tidak terjadi masalah kedepannya. Alasannya bisa kamu baca tentang loopback.

Selanjutnya akan tampil window untuk menentukan GNS3 VM seperti ini:

Select GNS3 VM

Setelah itu, kamu akan melihat GNS3 VM di vmware workstation otomatis dinyalakan.
Mengenai behavior ini, kamu bisa mengaturnya dari menu “Edit” kemudian “Preferences”, lalu atur di tab “GNS3 VM”.

5. Beberapa Masalah Saat Menginstall GNS3 dan Cara Mengatasinya

Saat pertama kali dinyalakan, gns3 akan membentuk koneksi ke server, apakah itu local, vm, atau remote server.

Tapi beberapa pengguna sering mendapati error seperti berikut ini: “please check if GNS3 is allowed in your antivirus and firewall”.

Cara mengatasinya adalah dengan men-start gns3 server secara manual, dan menghubungkannya ke gns3 gui secara manual juga.

Pertama, cari file konfigurasi gns3 server. Biasanya ada di .appdata/roaming/GNS3/gns3server.ini
Jika tidak ketemu, kamu bisa baca tentang lokasi file konfigurasi GNS3.

GNS3 Server File Configuration

Isi file konfigurasi diatas umumnya sama antara Windows, Linux, dan Mac.
Setelah dikonfigurasi seperti diatas, start GNS3 server secara manual:
– Windows: ada di C:\Program Files\GNS3\gns3server.EXE
– Linux: gunakan perintah gns3server & disown di terminal.

Selanjutnya buka kembali GNS3, masuk ke Menu Edit, Preferences,  pilih “Server”.
Lalu atur menjadi seperti ini:

GNS3 Main Remote Server

Ini adalah cara yang sama jika kamu ingin menggunakan remote (main) server. Keuntungannya adalah, setiap kali kita membuka gns3, tidak perlu menunggu gns3 untuk men-start server yang notabene memakan waktu.

Oh ya, bedanya remote (main) server dengan remote server adalah, remote main server menjadi server utama, namun berada di remote (padahal jika dilihat dari contoh diatas, server tetap berada dalam lokal saya, intinya tergantung oleh pengaturan yang kita buat).

Sedangkan remote server, memang berada di jaringan yang berbeda. Ini opsional, jika kamu punya, nantinya bisa di load balance antar keduanya.

Baik, kita lanjut ke permasalahan kedua, yakni tentang gns3 vm server, biasanya ada 2 problem:

Pertama: gagal mengimport file .OVA GNS3 VM ke VMware workstation.

Gagal import GNS3 VM OVA

Solusinya: downgrade versi VMware Workstation menjadi versi 12 atau dibawahnya. Error diatas terjadi pada VMware Workstation versi 14.

Kedua: gagal mengimport file .OVA GNS3 VM ke VMware player.

Masalah kedua adalah error “VMware vmrun tool could not be found. VMware or the VIX APi (required for VMware player) is probably not installed blablalablablaa…” seperti ini:

Error ketika import gns3 vmware player

Solusinya: download dan install dulu VIX API vmware. Kemudian jalankan kembali GNS3, harusnya sudah bisa mendeteksi keberadaan gns3 vm server.

Baiklah.
Kita lanjut ke bagian berikutnya, yakni menambahkan perangkat ke GNS3.

6. Menambahkan Perangkat ke GNS3

Saat pertama kali diinstall, gns3 masih dalam keadaan kosong, tidak ada router, switch, server dan kawan-kawannya. Kecuali in-build virtual device gns3.

Itu sebabnya kita harus menambahkan perangkat sendiri. Disini saya akan mencotohkan 2 cara menambahkan perangkat switch, router, apapun ke GNS3.

#a. Menggunakan GNS3 appliances

Update: GNS3 terupdate sekarang, kita tidak lagi memerlukan appliances (atau tidak perlu memasukkan appliances secara manual). Semuanya sudah ada di available images. Tinggal di drag saja ke workspace.

Cara ini favorit saya, karena kita tidak perlu lagi mengatur spesifikasi perangkat yang ingin kita masukkan ke GNS3. Semuanya sudah diatur di template.

Langsung saja caranya:

  1. Download terlebih dahulu template/appliances nya di gns3 marketplace.
    Dalam hal ini saya mendowload Cisco 3725.
  2. Appliance yang didownload memiliki ekstensi .gns3a.
  3. Kemudian buka file ini dengan GNS3 melalui menu “File” lalu pilih “Import appliance”.

Setelah file dipilih, tampilannya akan seperti ini. Akan tampil opsi untuk memilih dimana file tersebut akan dijalankan, pilih GNS3 VM (rekomendasi).

Memilih server untuk perangkat gns3

Setelah itu kita akan diminta memasukkan image perangkat. Jika sudah tersedia di server, hal ini tidak perlu dilakukan, tinggal next. Jika belum, maka pilih “Import”.

Menambahkan perangkat dengan gns3 appliance

Karena saya sudah punya image nya dalam ekstensi .image, maka tahapan selanjutnya tidak perlu melakukan konversi lagi. Namun jika file yang kamu miliki masih berekstensi .bin, akan dikonversi dahulu ke .image.

Kemudian file akan di upload ke server. Silakan ditunggu hingga selesai.
Setelah itu, kita sudah bisa menggunakannya karena pengaturan spesifikasi sudah mengikuti template.

#b. Menambahkan perangkat secara manual

Tidak semua perangkat bisa ditambahkan ke GNS3 menggunakan template atau appliance. Bahkan meskipun serie router sama, misalnya Cisco 7200, tapi versi IOS nya beda sedikit, antara 124-15.T7 dengan 124.T14, sehingga kita perlu menambahkannya secara manual.

Add IOU to GNS3

Contoh diatas, saya ingin menambahkan Cisco IOU L2 ke GNS3. Caranya dengan menggunakan menu “Edit”, lalu “Preferences”, pilih tab “IOS on UNIX” -> “IOU Device” kemudian “New”.

Selanjutnya tinggal pilih file image yang ingin ditambahkan.

Menambahkan perangkat secara manual ke GNS3

File akan diupload ke server, tunggu hingga selesai.

Tentang menu di preferences tadi, semuanya tergantung image yang ingin kamu tambahkan, jika IOU, maka ada di tab IOS on UNIX. Jika Cisco IOS, maka ada di tab Dynamips.

Versi router dan switch high-end biasanya tidak lagi diemulasikan dengan dynamips maupun IOU, melainkan dengan Qemu. Termasuk perangkat-perangkat lain seperti Firewall, NAC, dan sebagainya.

Tentang hal ini akan kita bahas di lain kesempatan.

Menginstall gns3 selesai

Sekarang router yang kita tambahkan tadi sudah muncul di tab “All devices” GNS3 dan siap digunakan.

Sekian panduan kali ini. Jika kesulitan, yuk ngobrol dibawah.
Jangan lupa di share, jika bermanfaat ^ ^

26 Comments

  1. Semoga situs ini terus berkembang dan dapat mengedukasi orang-orang yg memiliki passion bidang jaringan komputer. Terima kasih mas, tulisannya keren dan cukup rinci.

  2. ERROR init.py:253 Can’t start the GNS3 VM: GNS3VM: Error while executing VMware command: vmrun has returned an error: Error: Unknown error
    
    Try to run ‘C:\Program Files (x86)\VMware\VMware Workstation\vmrun.exe’ -T ws start ‘C:\Users\Ari Cahyono\Documents\Virtual Machines\GNS3 VM\GNS3 VM.vmx’ in a terminal to see more informations.
    And make sure GNS3 and VMware run under the same user

    Error disini Gan kenapa yah.

    dan BTW VMware nya harus 64bit juga kah? soalnya saya pakai yang 12.5 tapi 32bit.

    makasih mohon bantuan.

  3. sudah loading di VMnya tapi.keluar gini gan

    This virtual machine is configured for 64-bit guest operating systems. However, 64-bit operation is not possible.
    
    This host supports Intel VT-x, but Intel VT-x is disabled.
    
    Intel VT-x might be disabled if it has been disabled in the BIOS/firmware settings or the host has not been power-cycled since changing this setting.
    
    (1) Verify that the BIOS/firmware settings enable Intel VT-x and disable 'trusted execution.'
    
    (2) Power-cycle the host if either of these BIOS/firmware settings have been changed.
    
    (3) Power-cycle the host if you have not done so since installing VMware Workstation.
    
    (4) Update the host's BIOS/firmware to the latest version.
    
    For more detailed information, see http://vmware.com/info?id=152.

    apakah GNS3 Server yang ada di VMnya gk cocok kah.

      1. makasih gan udah bisa sekarang berjalan dengan baik.susah juga yah kalau mau belajar jaringan tapi specnya laptop kecil.untung spec laptop lumayan bisa bertarung, sedang belajar jaringan setiap hari mampir web ini,dan ilmunya mudah dimengerti.sehat selalu gan dan semoga websitenya bisa membantu para praktisi IT khususnya yang ingin belajar Jaringan Komputer tapi terkendala dengan minimnya tutor diwebsite bahkan buku buku masih sedih susah banget di cari.Good Job Gan

  4. gan g mana caranya supaya vmware konek gns3
    ketika sy menghubungkan device dengan kabel itu tidak bisa malah muncul kata sperti ini :
    Error while creating link: Attachment ‘hostonly’ is configured on network adapter 0. Please stop VMware VM ‘solosrv-1’ to link to this adapter and allow GNS3 to change the attachment type.
    minta sarannya

    1. Itu karena hostonly masih terpakai di VMware nya.
      Coba ini dulu:

      1. Di GNS3: File –> Preferences –> VMware –> Advance Local Settings. Disini ada range adapter yang mau di define untuk penggunaan VMware di GNS3. Lanjut configure.
      2. Setelah itu masuk ke settingan appliance VMware di GNS3. Ke VMware VMs, pilih appliance nya, lalu ke tab network. Tentukan jumlah adapter yang mau digunakan berapa (misal ada 3, berarti yang dipake tadi sesuai range diatas — vmnet2 sampai vmnet4). Checklist aja bagian ‘allow GNS3 to override non custom VMware adapter.
      3. Terakhir masuk ke aplikasi VMwarenya, lalu settings, di bagian network adapter, ganti yang host only tadi. Kasih 3, dari vmnet2 sampai vmnet4.

      Kira2 begitu. Bisa juga tetep pakai local jika dibutuhkan.

  5. Permisi, saya mengalami kegagalan ketika mencoba mengkoneksikan gns3 server vm. Saya sudah ikuti cara” pada postingan di atas. Ketika saya jalankan aplikasi gns3server.exe kemudian muncul jendela command prompt dan prosesnya tidak selesai dan terus berulang-ulang (gambar : https://ibb.co/n07gwx). Status server vm di gns3 tidak aktif (warna abu-abu).

    Saya belum konfigurasi apa” pada GNS3 VM, hanya saya jalankan. Apakah ada solusinya mas ? Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

    1. yang sedang mas pratama jalankan itu gns3server (local) di windows. Prosesnya memang seperti itu, hanya berbentuk log saja. Tapi statusnya running. Tinggal buka gns3 gui nya saja.

      Kalau mau buka gns3 cukup dari shortcut atau dari gns3gui saja mas, otomatis gns3 servernya running. Kecuali memang ada masalah spt yang saya sebutkan diatas.

      Kalau server VM harus disetup lagi di server preferences seperti diatas.

  6. Mantap bos ku,
    setelah baca-baca dari sini, mulai tertarik kembali ke jaringan komputer 😀
    sempat ke jeda karena bingung milih passion ke developer atau enginer

  7. Selamat pagi gan,

    bagus banged artikel nya sangat membantu bagi yang pengen belajar GNS3
    cuma ane agak sedikit bingung nih,

    pas ane mau import cisco applience nya error, soalnya dya minta format nya yang image,sedangkan punya ane format nya .bin nah untuk dapet file image nya gmana ya?

    1. Pertama, langsung copas aja file .bin nya ke direktory GNS3/Images/: tergantung, IOS, QEMU, IOU

      Setelah itu coba load lagi appliancenya, harusnya dia udah ngebaca sendiri imagenya. Tinggal add.

    1. Masalah iourc? Coba search dulu iourc generator, ada dari github. Filenya pakai python, kamu tulis aja di server. Nanti generate di server pakai perintah python <key.py>.

      Ikutin langkah2 yang dia jelaskan. Nanti akan ada keynya, paste ke IOU key di preferences.

  8. hallo, boleh ikutan ya.
    sy sdh install GNS3 s.d selesai dan bisa dijalankan, tetapi setelah dibuka sekitar 5 menit, GNS3 nya tiba2 tertutup sendiri & sy cek file .exe tidak ada (hilang).
    yg hilang bukan cuma gns3.exe tp jg gns3server.exe.

    sy sudah uninstal semua antivirus & off kan firewall, dan sdh coba install ulang gns3 beberapa kali tp tetap saat dijalankan setelah 5 menit hilang kembali.
    mohon share pengalamannya. Thx.
    Notebook sy Dell latitude e5540 dengan os windows 7 32 bit

    1. File image gns3 yang mana satu? Maksudnya router/switch/fw dll? Engga semuanya bebas didistribusikan mas. Tapi banyak ini dishare di group2 telegram.

      Mengacu ke produknya saja, kalau disediakan gratis harusnya bisa didownload dari website masing2.

    1. IOU atau IOL, tidak tersedia gratis mas. Penggunaanya hanya untuk internal Cisco. Jadi engga boleh dibagikan secara public disini.

      Tapi kalau dicari mah, ada aja, searching, di telegram juga banyak.

  9. Gan saya udh coba ikutin step by step untuk koneksi GNS3 ke GNS3 VM tapi ga konek” malah muncul ini , permasalahan nya di mana ya gan ,
    terimakasih sebelumnya…

    => Error while saving settings: GNS3VM: Error while executing VMware command: vmrun has returned an error: Unable to connect to host.
    Error: The specified version was not found

    Try to run 'C:\Program Files (x86)\VMWare Workstation\vmrun.exe' -T player checkToolsState 'C:\Users\danil\Documents\Virtual Machines\GNS3 VM\GNS3 VM.vmx' in a terminal to see more details.
    And make sure GNS3 and VMware run under the same user.

    1. Coba jalankan GNS3 VM nya melalui terminal atau cmd dengan perintah 'C:\Program Files (x86)\VMWare Workstation\vmrun.exe' -T player checkToolsState 'C:\Users\danil\Documents\Virtual Machines\GNS3 VM\GNS3 VM.vmx' lalu lihat apa error yang tampil disana mas.

      Pastikan juga versi GNS3 GUI dengan GNS3 VM nya sama. Kalo beda versi engga bisa. Kalau masih kesulitan silakan ke group @belajarnetworking telegram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.